Sabtu, 03 Desember 2011

It’s time UAS. .!!
(Part#3)
“ mama. .!! besok aku ujian nih..,’’ teriak aku saat mau makan malam.
“ aduh, kania kamu ini kayak anak SD aja deh, mau ujian ya belajar dong, jangan teriak – teriak gak jelas kayak gitu,’’ keluh mama saat menyiapkan makan malam.
“ aku panic mama, aku panic. .,’’ kataku sibuk sendiri.
“ udah deh jangan lebay. Makan dulu, terus belajar,’’ tukas mama. Aku langsung terdiam saat mama bilang seperti itu. .hah, mama tau dari mana tuh bahasa lebay..sok gaul deh mama. .bisikku dalam hati.
“ ih, mama tau dari mana sih bahasa lebay. Jangan sok gaul deh,’’ candaku.
“mama gitu lho. Udah makan dulu,’’ jawab mama sambil tertawa senang. Akupun langsung segera makan malam sambil memegang buku pelajaran ditanganku.
“ kania, makan ya makan dulu,gak usah bawa – bawa buku gitu dong. Nanti buku kamu kotor aja,’’ kata mama sambil mengambil buku ditanganku. Aku pun hanya bisa cemberut saja. Setelah berapa lama makan, aku pun selesai juga. Aku bergegas menuju kamar untuk belajar. Namun baru berapa menit aku buka buku, tiba – tiba idhan menelfon aku . .
“ ya dhan, kenapa?,’’ kataku menjawab telfon idhan.
“ kamu lagi apa sayang?,’’ tanya idhan memulai pembicaraan.
“ duh, aku lagi pusing nih. Besok ujian tapi aku maih takut gak bisa jawab soal – soal nanti.,’’ kataku sambil membaca – baca buku.
“ kamu gak usah tegang banget yah, nanti malahan gak bisa. Aku yakin kok kamu pasti bisa. Kamu kan pinter,jadi gak mungkin kamu gak bisa ngerjain soal – soal ujian. Besok kita Bahasa Indonesia kan?,’’ tanya idhan.
“ emm.. ya. Kenapa emangnya? Kamu udah belajar belum?,’’
“ aku?gak usah ditanya,pasti udah dong. Sekarang jam berapa ni?,’’ tanya idhan yang masih menelfon.
“ kenapa kamu tanya jam?emang dikamar kamu gak ada jam ya?sekarang jam setengah sembilanan,kamu udah ngantuk ya?tidur sana,biar besok bisa bangun pagi terus kita belajar pagi-pagi deh,’’ kataku yang agak sedikit mengantuk.
“ ok deh kalo gitu,aku tidur ya sayang,jangan lupa besok kamu belajar lagi. Aku bangunin kamu deh. Nanti juga aku jemput kamu dirumah ya. .bye,’’
“ sip deh,,bye,’’ kataku sambil menutup telfon. Aku mau lanjutin belajar tapi mataku sudah benar-benar tak kuat. Rasanya mau tidur. Ku langsung ketempat tidur dan segera menutup mata. Sambil berdoa dalam hati agar besok aku dan idhan bisa melewati ujian dengan baik. .

 JJJ

“ sayang, bangun !!,’’ panggil mama sambil mengetuk-ngetuk pintu kamarku.
“ krrrriiiinggg. . .,’’ bunyi alarm dari handphone ku. Aku pun berusaha untuk membuka mata walaupun berat.
“ hhhhoooaam. . .uuhh,jam berapa ya?,’’ keluhku sambil sedikit menguapdan mencoba bangun dari tempat tidur. .” jam setengah 5 ? idhan udah sms aku belum ya?,’’ tanyaku sambil melihat handphone diatas meja. . .
* idhan      : sayaaaanng!!! Banguuun!! Maaf ya aku gak bisa telfon kamu. Pulsa aku habis sayang..kalo udah bangun kabarin aku ya sayang. .jangan lupa belajar!
“ gila. .bangun jam berapa ya idhan?kok pagi banget sih. Gue aja yang udah pasang alarm sana sini susah banget bangunnya. .ASTAGA !! gue belum belajar !!,’’ kataku sambil cepat-cepat bergegas ke meja belajar dan mulai belajar agar bisa menyelesaikan ujian dengan baik. Sebelum belajar, aku tak lupa sms idhan. .
* kania       : maaf ya, aku baru sms kamu, tapi aku mau belajar dulu ya.Nanti kamu sms aku kalo udah mau berangkat ya..
Jam sudah menunjukan pukul setengah enam pagi,akupun menutup buku dan bergegas mandi agar aku tak terlambat sampai kesekolah. Lumayan lah belajar satu jam, daripada gak sama sekali. .bisikku.
“ kania, jangan lupa kalo mau berangkat sarapan dulu. Biar kamu konsen ngerjain soalnya nanti,’’ kata mama sambil mengolesi roti dengan selai.
“ ya mama. .doain aku ya,’’ jawabku singkat sambil melahap roti yang disiapkan mama tadi. Tak lupa buku selalu aku bawa setip saat.
“ pasti lah, gak mungkin mama gak doain kamu. Nanti idhan mau jemput kamu sayang?,’’ tanya mama.
“ katanya gitu sih mam, tapi dia gak mungkin kok gak jemput aku kecuali aku yang gak mau dijemput,’’ jawabku. Tak berapa lama idhan pun sampai dirumah. Akupun segera berpamitan dan lekas berangkat ke sekolah sebelum terlambat. Dalam perjalanan idhan pun tak lupa mengingatkanku agar tidak gugup pada saat ujian nanti. Karena idhan tau kalau aku orang yang gampang sekali gugup.
kania, untung ya kita satu ruangan ya. Biarpun gitu kamu mesti berjuang ya sayang. Jangan terburu-buru ya,’’ kata idhan dalam perjalanan. Aku pun hanya tersenyum menatapnya. Setelah sampai sekolah, akupun bertemu dengan farah dan anak-anak lainnya. Seperti biasa farah menatap aku sinis. Tapi aku tak pernah menghiraukan mereka. Aku lebih memikirkan ujian nanti daripada cari masalah dengan mereka. Idhan pun selalu setia berada disamping ku. Dia menggandeng tanganku sambil menatap sinis balik. Kami berdua segera masuk kelas karena guru sudah memberi pengumuman agar semua murid masuk ke kelas. Akhirnya ujian pun dimulai. .
“ mari anak- anak kita mulai ujian hari ini. Diatas meja hanya diperbolehkan ada pensil dan alat-alat untuk ujian saja,’’ kata salah seorang guru yang mengawas diruanganku. Semua murid segera memasukan perlengkapan yang tidak diperbolehkan. Pada saat hening, idhan menengok ke arahku sambil tersenyum hangat. Itu sangat membuat hatiku jadi sedikit tenang. Akupun membalas dengan senyuman yang hangat pula. Satu jam sampai dua jam ujian dimulai. Waktu juga sudah hampir habis. Untung saja aku bisa mengerjakan ujian dengan baik, begitupun dengan idhan.
“ ya anak-anak, waktu sudah habis. Semua soal dan jawaban ditinggal saja ditempat kalian masing-masing. Jangan lupa dicek lagi jawaban kalian,jangan sampai ada yang kosong ya,’’ kata guru. Setelah semua mengecek, satu persatu murid meninggalkan kelas. .
“ huufh, akhirnya selesai juga ya sayang. Tadi kamu bisa ngerjainnya gak?,’’ tanya idhan sambil mengusap-usap kepalaku. Hal seperti ini sangat aku suka. Sangat suka.
“ tenang, pacarmu ini kan pinterrr banget,’’ candaku. Pada saat kami berjalan farah sengaja menubruk pundakku.
bbbuukk!!” duh,sakit. .eh,punya mata gak sih loe!!,’’ bentakku sambil memegang pundakku yang terasa sakit.
“ uupps,sorry gak sengaja,’’ jawab farah singkat sambil berlalu begitu saja. Idhan pun tak tinggal diam. Dia segera menarik tangan farah.
“ heh, kalo loe dendam sama gue gara-gara gue minta putus jangan loe lampiasin sama kania. Dia gak salah apa-apa far. Loe boleh marah,boleh dendam sama gue jangan kania. Inget loe!!,’’ jawab idhan sambil menghentakan tangan farah.
“ ih, nyebelin banget ya loe berdua!! Loe pasti nyesel udah berurusan sama gue,terutama loe kania!!,’’ ujar farah segera pergi. Akupun tak mau ambil pusing dengan masalah ini karena masih banyak ujian yang harus aku selesaikan.
Bel pun kembali berbunyi, ujian kedua pun segera dimulai. Semua murid sudah mulai agak tenang dengan ujian yang kedua ini. Setelah selesaipun guru mengijinkan bagi siapa yang sudah selesai boleh segera pulang. Akhirnya aku dan idhan selesai juga,kami pulang seperti biasa idhan mengantar aku sampai rumah. .
“ sayang, kamu tidur siang aja ya..terus langsung belajar kalo udah bangun,sms aku ya kalo mau tidur,’’ kata idhan sambil membuka helm.
“ ya sayang, kamu tenang aja ya. Aku juga ngantuk banget nih. Pasti aku juga langsung ketiduran,’’
“ dasar kamu..masuk sana, jangan kemana-mana ya. Makan dulu sebelum tidur. Bye ,’’ kata idhan yang langsung mencium keningku. Hatiku terasa tenang ketika idhan mencium keningku. Apakah ini akan selalu aku rasakan? Apa idhan akan tetap ada bersamaku? bisikku. aku merasa suatu saat idhan akan pergi dariku. .
Ku langkahkan kakiku menuju rumah. Aku langsung masuk kamar dan mencoba memejamkan mata. Dirumah sepi, Cuma ada pak usman dan mbok minah saja,jadi aku lebih memilih untuk tidur karena badanku juga sudah letih sekali. .setiap aku ingin pejamkan mata, dalam hati aku berdoa. . Semoga hari esok lebih indah dari pada hari ini. . .
 JJJ